Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Rasulullah Bersyukur pada Allah

Sesungguhnya bila kalian bersyukur, tentu Kami akan menambahkan( nikmat) kepadamu, serta bila kalian menyangkal( nikmat- Ku), maka sesungguhnya azab- Ku amat perih.” (QS. Ibrahim: 7).

tips Rosulullah bersyukur Andrew Hidayat KPK

Rasulullah adalah ilustrasi sempurna seseorang hamba yang bersyukur pada Allah. Dia senantiasa mensyukuri apapun yang dikasihkan Allah kepadanya. Tidak pernah sekali juga Rasulullah mengeluhkan pemberian Allah. Apapun situasi serta kondisi yang menimpa dirinya.

Rasulullah mengekspresikan rasa syukurnya atas seluruh nikmat Allah bukan cuma melalui lidah saja, tetapi pula lewat aksi ataupun tindakan jelas. Diantaranya adalah dengan giat beribadah pada Allah. Biarpun Rasulullah telah dipastikan Allah masuk surga, tetapi ibadahnya begitu hebat. Apalagi diceritakan kalau saking giat dan khusuknya menunaikan shalat malam, kedua telapak kaki Rasulullah hingga pecah- pecah. Rasulullah amat giat berpuasa, dizkir, serta juga amat murah hati. Pun berbuat baik pada sesama.

Posisi istimewa sebagai seseorang rasul serta utusan Allah tidak menciptakan Rasulullah ‘bermalas- malasan’ serta ‘kemaruk.’ Walaupun telah dilindungi dari Allah dari melakukan aksi kesalahan (maksum), Rasulullah dengan menangis juga memohon belas kasihan pada Allah.

Tentu saja perihal itu membuat para sahabat penasaran, apalagi istrinya sendiri Sayyidah Aisyah. Gimana mungkin seseorang kekasih Allah, seseorang yang dipastikan masuk surga, serta seseorang yang maksum, melaksanakan ibadah hingga segitunya.

Kenapa anda melaksanakan itu semua Rasulullah? Sementara itu Allah sudah memaafkan dosa- dosamu yang telah lalu serta yang hendak tiba?” pertanyaan Sayyidah Aisyah.

Merujuk buku Samudra Keteladanan Muhammad (Nurul H Maarif, 2017), kesungguhan serta kekhusukan Rasulullah dalam beribadah, munajatnya, serta berbuat baik pada sesama merupakan sarana buat bersyukur pada Allah. Bukan sebagai sarana buat pertaubatan atas seluruh dosanya atau juga sebagai sarana buat mengharap surga.

Apakah aku tidak senang jadi hamba yang banyak bersyukur” tutur Rasulullah menanggapi persoalan Sayyidah Aisyah di atas. Begitulah metode Rasulullah bersyukur. Dia bersyukur atas seluruh nikmat yang diberikan Allah bukan cuma hanya lisan- mengucapkan hamdalah- tetapi pula tindakan–yaitu dengan melakukan ibadah dengan giat serta khusuk. (A Muchlishon Rochmat). 

Posting Komentar untuk "Tips Rasulullah Bersyukur pada Allah"